Minggu, 28 Oktober 2012

TAWURAN DAN PENGKHIANAT BANGSA




Akhir-akhir ini marak lagi tawuran di Indonesia tercinta ini,dari tawuran antar pelajar,tawuran antar mahasiswa,tawuran antar warga,sampai tawuran antar suku;Coba kita ingat kejadian beberapa minggu yang lalu,tawuran antar pelajar di SMA Negeri di Jakarta yang menjadi korban adalah anak yang baik,sementara tersangka sempat dilarikan temannya ke Jogja dan akhirnya tertangkap juga,setelah diselidiki ternyata system pendidikan di dalam tidak bisa menangkap sinyal bahwa potensi tawuran telah ada semenjak ajang PSB (Penerimaan Siswa Baru) yang diteruskan dengan OBS (Observasi Siswa Baru) atau apapun namanya yang pasti,acara tersebut dimaksud untuk pengenalam siswa baru agar Visi dan  Misi sekolah baru bisa meresap ke sanubari masing-masing siswa baru via  Panitia PSB atau Gabungan Guru dan Kakak kelas mereka.Tapi ternyata ajang ini dikenalkan untuk membentuk gang-gang baru sebagai ajang pencarian identitas segelintir kakak kelas mereka untuk menunjukkan rasa jagoan mereka sendiri.Menurut orang tua siswa yang mengetahui hal tersebut (informasi dari mereka sendiri dalam wanwancara dengan sebuah televisi swasta yang ditayangkan secara nasional),seharusnya pihak sekolah mustinya sudah ada antisipasinya,seperti kegiatan Rohani/REligi,kegiatan kesenian dan olahraga dsb.Tapi kenapa masih lolos juga?

Kenapa tidak ada sangsi dari yang terkait?SEkolah seluruh Indonesia sangat banyak,sudahkah pemerintah memikirkan semua ini…..semoga tidak akan terulang dimasa yang akan datang.

Tawuran antar mahasiswa yang terjadi di Makasar,dengan motif balas dendam masa lalu,tawuran antar warga di slah satu tempat di Jakarta atau di luar pulau Jawa dengan motif yang hampir sama dendam.Bahkan di antar lembaga pemerintahan juga banyak konflik seperti POLRI vs KPK,Menteri vs DPR belum lagi masalah korupsi yang belum bisa terselesaikan entah sampai kapan?.......................

Bahkan dalam sebuah tayangan TVRI yang diipresentari oleh bapak Slamet Raharjo,pada tanggal 27 Oktober 2012 malam hari,yang mengambil Tema : Yang Muda Yang Memimpin,terungkap bahwa system di Indonesialah yang mendidik atau situasi dan kondisilah yang mengharuskan terjadi hal-hal tersebut diatas.Sayangnya mereka yang terlibat adalah mereka yang salah mengambil tindakan atau pilihan.Jadi secara global situasi dan kondisi setiap jaman adalah selalu sama secara harfiah tetapi tinggal mereka yang menjadi pelaku bisa mengambil sikap secara benar atau salah.Dahulu kala disaat perjuangan bangsa Indonesia melawan para penjajah,juga terjadi tawuran antar bangsa Indonesia,antara para pahlawan dengan para segelintir para PENGKHIANAT BANGSA ( mereka yang menjual harga diri dedmi kepentingan kenikmatan dunia yang fana ini)

Tetapi kita tidak usah khawatir karena pemenangnya sudah bisa kita tebak yaitu : mereka PARA PEJUANG SEJATI,merekalah PARA PAHLAWAN KEMERDEKAAN KITA.

Terus apa bedanya dengan jaman sekarang,Siapa ya kira-kira pemenangnya?

Kita semua yakin mudah-mudahan merekalah PARA PEJUANG SEJATI BANGSA INDONESIA-lah pemenangnya.Jadi siapa yang disebut musuhnya atau PENGKHIANAT BANGSA itu?

Pastinya mereka PENGKHIANAT BANGSA jaman sekarang adalah = para penggiat TAWURAN.

Jadi TAWURAN = PENGKHIANAT BANGSA.

Memang terlihat sangat kasar,tapi kalau kita telaah bersama,seharusnya kita semua bisa bersatu padu membangun bangsa ini,walaupun cobaan dan godaan silih berganti datang menghantui.

Saya sepakat dengan para nara sumber di acara Slamet Raharjo malam itu,bahwa kita bisa menggapai masa depan dengan 3 hal pokok yaitu :

1.Kecerdasan Intelektual

2.Kecerdasan Sosial

3.Kecerdasan Religius

Dengan KECERDASAN INTELEKTUAL kita bisa menyelesaikan perbagai masalah,dengan KECERDASAN SOSIAL kita bisa berinteraksi dengan masyarakat dan mengamalkannya,dengan KECERDASAB RELIGIUS bisa mengatasi problem bila kebuntuan kecerdasan Intelektual dan kecerdasan Sosial tidak bisa mengatasi,karena bagaimanapun juga semua harus kita kembalikan ke Tuhan Yang maha Perkasa dan Maha Adil…Pemilik ALAM RAYA ini.

Karena setiap jaman pasti ada pemenangnya,semoga PEMENANG pada jaman sekarang ini benar-benar mereka PARA PEJUANG SEJATI,tanpa pamrih demi KEJAYAAN BANGSA INDONESIA.

Bukan mereka penggiat TAWURAN = PENGKHIANAT BANGSA.

Kabulkanlah doa kami semua ya Allah,doa Rakyat Indonesia Yang cinta Damai…..amiin ya Robbal …alamin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar